Covid-19 berdampak besar bagi perekonomian. Baik itu dari produksi
hingga tenaga kerja. Banyak organisasi swasta terpaksa memberlakukan peraturan
darurat untuk menjaga kelangsungan perusahaannya, karena wabah ini belum
menunjukkan tren menurun. Kemudian, banyak perusahaan yang terpaksa merumahkan
karyawannya untuk memangkas biaya produksi, namun masih ada beberapa perusahaan
yang tetap mempekerjakan lebih banyak karyawan.
Untuk itu hal ini akan menjadi permasalahan khusus bagi mahasiswa
calon karyawan saat ini. Tamatan Universitas memiliki dilema khusus dalam
menghadapi problematika prekonomian pada masa pandemi saat ini. Lapangan pekerjaan
yang sulit ditambah lagi tidak memiliki pengalaman kerja menjadi momok dan
kelemahan bagi mahasiswa calon pekerja.
Sesuai webinar undip tentang Kebijakan ketenagakerjaan era new normal di Indonesia pada tanggal 24 November 2020 lalu, ada beberapa tips sederhana dalam menyiapkan diri untuk melamar
pekerjaan di era pandemi.
Perbaiki CV
Untuk para pencari kerja yang selama ini harus tertahan menunggu
panggilan kerja karena PSBB jangan lupa untuk update kembali CV ketika kamu
akan kembali mencari lowongan pekerjaan. Jangan lupa memasukan skill baru yang
kamu dapatkan selama menganggur biar CV semakin dilirik oleh HR atau
Recruiter.
Menyebar CV Tanpa Kenal Lelah
Dampak covid tidaklah terlalu parah untuk perusahaan-perusahaan yang
bergerak di bidang digital. Karena perusahaan yang bergerak full dibidang
digital risiko terdampak corona yang dialami tidak separah jenis bisnis
lainnya. Justru, bisnis yang bergerak di bidang online menjadi sangat populer
di masa PSBB seperti grab/gofood, online shop untuk kebutuhan
sehari-hari dan jasa pengganti belanja di mini atau supermarket. Untuk itu,
bisnis seperti e-commerce, penyedia jasa layanan antar barang atau toko-toko
online besar biasanya masih memasang lowongan kerja untuk posisi-posisi
tertentu seperti admin, marketing dan content writer. Jadi jeli-jeli yah ketika
cari lowongannya.
Kestabilan Internet
Interview kerja secara online sepertinya akan semakin sering digunakan
di era new normal. Untuk itu, walaupun dilakukan secara online tapi tetap
tidak boleh disepelekan. HR atau user yang mewawancarai kamu tetap bisa menilai
sikap dan kepribadian kamu walau hanya dari sebatas monitor saja. Walaupun
online dan dilakukan di rumah, kamu harus tetap memperlakukan sesi interview
online ini layaknya sesi interview secara langsung. Gunakan pakaian yang rapih,
pilih ruangan yang kira-kira bisa meminimalisir gangguan suara, pencahayaan
yang cukup dan tentunya internet yang stabil.
Komentar
Posting Komentar