Langsung ke konten utama

KOLABORASI PEMERINTAH KOTA SEMARANG DENGAN MASYARAKAT DALAM PENERAPAN PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat)


#undiphebat #undipjaya #ceritakudiundip 

Indonesia merupakan salah satu negara yang terkena imbas pandemik tersebut. Awal mula di umumkan bahwa 2 orang warga negara Indonesia positif korona setelah melakukan kontak dengan warga negara asing yang sempat melakukan kunjungan di Indonesia sebelum melanjut perjalanan ke Malaysia. Han-Wen Zhang, et al (2020) juga mengatakan organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan wabah coronavirus baru di Indonesia Wuhan, China sebagai “Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). " Pada 13 Februari 2020 secara resmi bernama 2019-nCoV sebagai Penyakit Virus Corona-2019 di Jenewa, Swiss. Itu virus menyebar dengan cepat di berbagai kota dan provinsi di Cina. Pada 13 Februari 2020, pemerintah China secara resmi mengumumkan bahwa 59.901 pasien didiagnosis dengan pneumonia baru yang terinfeksi corona, menewaskan 1368 orang.

 

Perjuangan melawan Virus Covid-19 yang telah mewabah di negara Indonesia sejak awal bulan Maret 2020 membuat Indonesia harus mempersiapkan strategi-strategi yang bersifat urgency dalam menangani pandemi ini. Kota Semarang merupakan salah satu dari 5 kota besar di Indonesia yang paling banyak tertular pandemi Covid-19 ini.

 

Pemerintah kota Semarang dituntut untuk membuat strategi pengaturan terkait penanganan wabah ini yaitu dengan berkolaborasi dengan masyarakatnya untuk sama-sama berupaya untuk menekat penularannya. Walikota Semarang memilih strategi dengan melakukan penerapan PERWAKO Kota Semarang Nomor 28 tahun 2020 yaitu Pembatasan Kegiatan Sosial yang mirip dengan PSBB sebagai upaya dalam pengurangan penularan pandemi Covid tersebut. Bekerjasama dengan masyarakat untuk saling berbagi informasi, bersosialisasi, menjaga kebersihan serta menerapkan peraturan yang diberlakukan. Dalam hal ini wujud kerjasama tersebut dinilai baik dan berjalan dengan lancar. Adapun faktor keberhasilan yaitu proses pelaporan kegiatan yang menyangkut pelanggaran PKM sudah banyak dilaporkan oleh masyarakat kepada pemerintah sehingga hal ini dinilai cukup baik. Kemudian faktor penghambatnya yaitu masih ada sebagian masyarakat khususnya pedagang yang tidak mengindahkan penerapan kebijakan PKM itu sendiri.

Aktor-aktor dalam penerapan PKM melibatkan aktor pemerintah dan juga aktor masyarakat. Aktor dari pemerintah sendiri melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Tim Keamaan (TNI, POLRI) Satgas Covid-19 dan Dinas Sosial sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam penerapan status PKM, Dinas Kesahatan melakukan update informasi kepada dinas Dinas komunikasi dan Informatika terkait jumlah data pasien yang berstatus PDP, ODP dan positif kemudian Dinas komunikasi dan Informatika akan melaporkan data-data statistik terkat perkembangan laju inveksi virus dikota Semarang, dinas sosial  akan kemberikan arahan serta edukasi terkait peraturan PKM dan tim keamanan kota Semarang bertindak tegas dalam memperhatikan penerapan proses peraturan berjalan dengan baik.

Kemudian Bentuk dari kerjasama yang dilakukan masyarakat dan pemerintah dalam penerapan PKM cukup baik. Namun bentuk program yang dimaksudkan masih belum jelas, hanya memanfaatkan terselenggaranya salah satu indikator keberhasilan penerapan PKM yaitu pengawasan kegiatan sosial oleh masyarakat itu sendiri dan kemudian melaporkan ke pihak yang berwajib. Berdasarkan analisis indikator keberhasilan dilihat bahwa sanya proses pelaporan kegiatan yang menyangkut pelanggaran PKM sudah banyak dilaporkan oleh masyarakat kepada pemerintah sehingga hal ini dinilai cukup baik. Kemudian faktor penghambat nya yaitu masih ada sebagian masyarakat khususnya pedagang yang tidak mengindahkan penerapan kebijakan PKM itu sendiri walaupun dinilai bahwa sektor ekonomi merupakan sektor yang paling terasa dampaknya.

 

Sumber :

Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 20 Tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disase (Covid-19).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALASAN PILIH UNDIP SEBAGAI KAMPUS TUJUAN

Sebelum memilih universitas, ada beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan, yaitu status akreditasi, fasilitas, biaya hidup, dan lingkungan. Keberadaan Kamu dalam dunia kampus terbilang lama, minimal 4 tahun untuk sarjana sehingga harus lebih hati-hati dalam memilihnya. Agar tidak menyesal, Kamu harus memilih universitas yang berkualitas dan mampu menunjang potensi tanpa batas. Salah satu universitas tersebut adalah Universitas Diponegoro. Lantas, mengapa Kamu harus memilih Universitas Diponegoro?  Fasilitas Kampus yang Mumpuni Selain tenaga pengajar yang profesional, Universitas Diponegoro juga memiliki fasilitas yang juara, baik untuk belajar atau sarana pelepas penat selama masa perkuliahan. Fasilitas yang ada di Universitas Diponegoro meliputi Laboratorium Operasi Teknik Kimia, perpustakaan yang lengkap dengan e-book dan jurnal internasional gratis, jalan yang nyaman untuk jogging, rumah sakit, dan lain sebagainya. Dengan adanya fasilitas tersebut, diha...

Cara Mahasiswa Pertanian Undip melakukan Praktikum Era Pandemi

#ceritakudiundip #undiphebat #undipjaya Mahasiswa Pertanian sangat identik dengan praktikum pengolahan tanah dan tanaman, karena kegiatan ini adalah bagian dari upaya untuk melihat beberapa keberhasilan percobaan dan melihat uji coba beberapa proses pertumbuhan tanaman. Kemudian hal lain yang menjadi kebiasaan dari mahasiswa pertanian adalah membuat laporan praktik tersebut. Namun yang menjadi permasalahan penerapan praktikum era pandemi adalah mahasiswa mengalami kesulitan dalam mempelajari cara bercocok tanam sesuai dengan materi yang disampaikan yang tetap harus dipraktikkan di kampus. Mahasiswa Undip saat ini memberikan penugasan kepada mahasiswa untuk melakukan praktik mandiri dirumah   mereka sendiri untuk mensiasati permasalahan tersebut, namun beberapa hal mengenai praktikum yang tidak bisa diupayakan dilakukan dengan praktik mandiri, pihak Dosen akan memperbaharui modul pembelajaran yang bisa dipelajari oleh mahasiswa nya.

UNDIP MELAKUKAN PENANDATANGANAN KERJASAMA DENGAN LEMBAGA PENELITIAN PERURI

 #undip #undipjaya #undiphebat PRITA diluncurkan bertujuan untuk mendirikan pusat penelitian berteknologi maju. Harapan dapat bekerjasama dengan beberapa universitas, dan berharap semua pihak dapat bekerjasama dengan baik dan menghasilkan kerjasama penelitian yang luar biasa. Presiden Peruri Dwina Septiani Wijaya mengungkapkan janji ini untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat, terutama saat terjadi pandemi. PRITA mendukung program BUMN dengan menggandeng institusi untuk mendorong pembelajaran, penelitian dan pengembangan. Lembaga penelitian yang memiliki sumber daya manusia dapat secara mandiri melakukan kreasi inovatif dan berdaya saing global. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim (Nadiem Makarim) menegaskan, pendirian pusat penelitian dapat meningkatkan kapabilitas teknologi Indonesia. Ia berharap terjalin hubungan kerjasama yang baik antara Peruri dan universitas sehingga bisa mengembangkan bisnis di dalam dan luar negeri untuk memajukan pembangunan nasional. U...